Selamat malam dunia…… alhamdulilah praktikum matind berjalan dengan lancar,, semoga mendapat nilai yang terbaik…namun,aku harus mempersiapkan untuk responsi.. yang diberikan waktu 50 menit untuk mengerjakannya,,, AKU YAKIN PASTI BISA!!!!. aku selalu ingat perkataan itu…  untuk mendapatkan hasil yang memuaskan…

Besok, iya besok ada lagi praktikum Manajemen Bisnis acara 1,, akupun berharap dapat menjalankannya dengan baik. Aku selalu berusaha untuk dapat yang terbaik dari kumpulan yang paling baik.. Aku seseorang yang sangat berbeda karena I like myself. diriku melainkan jasad yang ditanam dengan roh oleh-Nya yang tak ada apa-apanya baginya jika jasad ini tidak melaksanakan perintahnya dan memanfaatkan untuk kebaikan didunia ini serta dapat berbagi dengan orang lain. betapa sempurnanya hidup…….

Dalam hati,, ku sering bertanya…

Bagaimanakah rasa dari mati itu?? Jika engkau berada dalam kesulitan dan tidak ada yang tahu bahwa kau akan mati… bagaimanakah perasaanmu???. Aku teringat pada satu film nyata yangberjudul 127hours. kisah ini menceritakan seorang lelaki yang melakukan petualangan di gurun batu yang jauh dengan keramaian. Lelaki itu pergi sendiri untuk melakukan Adventure. Tak terduga masalah yang menimpanya saat dia meloncat kebawah  di himpitan sebuah retakan besar pada batu,, tangan kanannya terjepit oleh batuan yang jatuh dari atas belahan..lalu lelakki itu berfikir sejenak,, “Apa yang sedang aku alami?” dia tak bisa melepaskan tangan kanannya dalam himpitan batu tersebut. setelah beberapa hari dengan persediaan makanan yang kurang dan bagian tangan yang sudah rapuh ,, akhirnya lelaki itupun melakukan sesuatu yang tak terduga untuk menyelamatkan nyawanya sendiri. Dia memotong tangan kanannya dengan sebuah pisau yang biasa dibawa dalam petualangannya.

inilah bagaimana jika seseorang dekat dengan kematian tetapi bisa di lalui dengan apapun yang mereka membuat semangat dalam keinginan hidup. Semangat yang mendorong seseorang untuk suatu tujuan dapat dikalahkan walauoun mengorbankan hal yang tidak bisa digantikan.

Poem……

malam yang sepi membuatku terpaku akan keheningan…

sekali-kali terdengar suara gemuruh kendaraan dari luar jendela……

terkadang aku ingat engkau yang ada di sana…..

membuatku teringat masa kita selalu bersama dalam suka dan duka….

tapi, sekarang semuanya berubah,,,,

kau dan aku terpisah jarak yang jauh…

terkadang membuat rasa rindu dalam hati….

sesaat kau juga merasakan hal yang sama,,,,,,,,,

berpinta dengan manjanya kepadaku,,,,

akupun tersentuh oleh perkataan manismu……

seakan kaulah segalanya bagiku,,,,

namun, keadaan yang tak bersahabat,, to be continous…