Tags

, , , , ,


Focus Group Discussion (FGD) atau Diskusi kelompok terarah adalah suatu proses pengumpulan informasi suatu masalah tertentu yang sangat spesifik melalui diskusi kelompok (Irwanto, 1998). Menurut Henning dan Coloumbia (1990), diskusi kelompok terarah adalah wawancara dari sekelompok kecil orang yang dipimpin oleh seorang narasumber atau moderator yang secara halus mendorong peserta untuk berani berbicara terbuka dan spontan tentang hal yang dianggap penting yang berhubungan dengan topik diskusi saat itu.

Interaksi diantara peserta merupakan dasar untuk memperoleh informasi. Peserta mempunyai kesempatan yang sama untuk mengajukan dan memberikan pernyataan, menanggapi, komentar maupun mengajukan pertanyaan.iStock_000020195203Small

Tujuan FGD : Tujuan FGD adalah untuk memperoleh masukan maupun informasi mengenai suatu permasalahan yang bersifat lokal dan spesifik. Penyelesaian tentang masalah ini ditentukan oleh pihak lain setelah masukan diperoleh dan dianalisa.Berikut adalah tips untuk menjalankan FGD :

  1. Jadilah diri anda sendiri. Jangan berusaha untuk menutup-nutui diri, tampillah apa adanya. Tidak perlu sok2 sopan serta perilaku yang dibuat-buat. tetapi bukan berarti anda pertingkah seenak hati juga. Ingat, hal yang paling susah dilakukan adalah menjadi diri sendiri. JIka anda bisa menjadi diri sendiri, ini adalah poin besar untuk anda.
  2. Percaya diri. PD adalah modal utama bagi anda ketika interview dan FGD. Jika anda tidak PD, maka jangan berharap anda akan lulus. Jangan minder melihat atau mendengar pesaing saat interview atau FGD yang mungkin jago berbahasa inggris atau jago bicara. Tampilkanlah diri anda, kerahkanlah semua kemampuan dan potensi yang anda punya. Setiap orang adalah unik, jangan membanding-bandingkan diri anda dengan orang lain, masing2 kita punya kelebihan dan kekurangan. Oleh karena itu, tonjolkanlah kelebihan yang anda punya dengan penuh percaya diri. PD adalah poin yang sangat besar yang harus anda miliki.
  3. Hilangkan beban2 di dalam pikiran anda. Pasti anda akan sering melakukan koreksi diri secara spontan saat FGD, memkikirkan apakah saya terlalu banyak bicara, apakah saya kurang ini, kurang itu, yang ujung2nya membuat rasa takut tidak lolos. Ini adalah hal yang dapat menjadi batu sandungan bagi anda. Jangan pikirkan masalah lulus atau tidak lulus, lakukan saja apa yang mesti anda lakukan saat FGD dengan sebaik-baiknya.
  4. Setelah itu, fokuslah pada problem yang diberikan. Pada saat FGD anda akan diberikan permasalahan yang harus dipecahkan bersama-sama. Sangat tidak perlu untuk berniat menonjolkan diri. Jangan mencoba untuk unjuk gigi. Yang dilihat dari FGD bukanlah seberapa hebat anda, tetapi bisakah anda bekerja di dalam team. Fokuskan diri anda bagaimana caranya menyelesaikan masalah ini, demi kepentingan kelompok. Dengan begitu, anda akan berusaha maksimal demi kesuksesan kelompok. Alhasil, poin anda bagus. Banyak saya temukan orang yang “show off” dan berusaha mendominasi menunjukkan dirinya hebat, tapi itu salah besar. Disini dinilai teamwork dan interaksi sosial anda.
  5. Komunikasi dengan baik. Disini dinilai seberapa bisa anda mempengaruhi orang lain. Inilah inti dari FGD. Mempengaruhi orang lain bukan berarti kita memaksakan kehendak dan pendapat. banyak orang yang salah arti, agar dinilai bisa mempengaruhi orang lain, dia ngotot, memaksakan pendapatnya. Ketika anda mengeluarkan pendapat, anda harus bisa membuat orang paham dengan apa yang anda sampaikan. Begitu tim anda paham, dan anda bisa memasuki alur berpikir mereka, maka mereka akan terpengaruh dengan pendapat anda.
  6. Jangan memposisikan diri anda sebagai pemimpin atau moderator, itu kesalahan fatal. FGD adalah diskusi tidak terpimpin.
  7. Utamakan kepentingan kelompok diatas kepentingan pribadi. Jangan takut pendapat anda disanggah atau tidak di gubris.

Permasalahan yang dijadikan pokok bahasan FGD adalah masalah yang tipenya konflik, tidak pernah ada topik yang ada hubungannya dengan posisi/perusahaan yang kita lamar. Tipikalnya adalah anda disuruh menyelesaikan sebuah permasalahan yang harus diselesaikan dengan kelompok anda.

contohnya adalah: 

Anda dan kawan2 sedang hiking ke gunung. Lalu ketua regu dan satu teman anda diserang beruang, sehingga dia mengalami luka yang sangat parah. Lalu anda diberikan pada kondisi tertentu dan beberapa pilihan. Beruang tersebut masih berkeliaran di sekitar lokasi anda, karena dia sedang punya anak kecil, sehingga beruang itu menjadi ganas. Apakah anda akan mengevakuasi korban dengan tandu dimana kondisinya anda akan dengan sangat mudah diserang lagi, atau tetap tinggal di lokasi sementara beberapa orang turun untuk memanggil helikopter dimana anda juga akan beresiko diserang. Kalian juga disuruh mengurutkan prioritas perlatan yang akan anda bawa.

Permasalahan ini harus anda selesaikan bersama kelompok, seolah2 anda sedang mengalami kondisi tersebut.

Referensi :

sumber 1 <> sumber 2